🌾 ETNOSTATS-AR SOCIAL CULTURE

Monih Ketapang

Monih merupakan tradisi memasukkan benih padi ke dalam lubang tanam yang telah dibuat menggunakan tugal. Tradisi ini menjadi bagian penting dalam proses penanaman padi ladang masyarakat di Kabupaten Ketapang.

Monih Ketapang
🌾 Tradisi Menanam Benih Padi

📖 Tentang Monih

Monih adalah kegiatan memasukkan benih padi ke dalam lubang tanam yang telah dibuat pada tahap sebelumnya. Tradisi ini dilakukan setelah proses Manugal dan menjadi awal pertumbuhan tanaman padi di ladang.

📍 Tradisi Ketapang

Di Kabupaten Ketapang, kegiatan menanam benih padi dikenal dengan istilah Monih. Walaupun memiliki nama yang berbeda dengan daerah lain di Kalimantan Barat, aktivitas yang dilakukan memiliki tujuan yang sama yaitu menanam benih padi.

🌾 Jumlah Benih

Masyarakat biasanya memasukkan benih padi secukupnya ke setiap lubang tanam. Benih tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan tidak saling berebut unsur hara.

📊 Estimasi Kebutuhan Benih

Dalam tradisi Monih, setiap lubang tanam biasanya diisi sekitar 7 hingga 10 benih padi. Data berikut digunakan untuk mempelajari estimasi kebutuhan benih.

Jumlah Lubang Benih per Lubang Total Benih
100 7 700
100 8 800
100 9 900
100 10 1000

📊 Analisis Estimasi Benih

Estimasi digunakan untuk memperkirakan jumlah benih yang diperlukan sebelum proses penanaman dilakukan. Dengan mengetahui jumlah lubang tanam dan perkiraan benih per lubang, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan benih secara lebih baik.

🌾 Estimasi Minimum

Jika setiap lubang diisi sebanyak 7 benih padi, maka untuk 100 lubang dibutuhkan sekitar:

700 Benih

Jumlah ini merupakan estimasi minimum yang biasa digunakan masyarakat.

🌾 Estimasi Sedang

Jika setiap lubang diisi sekitar 8–9 benih padi, maka kebutuhan benih berkisar antara:

800–900 Benih

Jumlah ini sering digunakan karena masih memberikan ruang tumbuh yang baik bagi tanaman padi.

🌾 Estimasi Maksimum

Jika setiap lubang diisi sebanyak 10 benih padi, maka untuk 100 lubang dibutuhkan sekitar:

1000 Benih

Jumlah ini merupakan batas atas dalam contoh estimasi kebutuhan benih.

📈 Visualisasi Kebutuhan Benih

Diagram berikut menunjukkan hubungan antara jumlah benih per lubang dengan total benih yang dibutuhkan untuk 100 lubang tanam.

📚 Hubungan Dengan Etnostatistik

🌾 Statistika Dalam Tradisi Monih

Tradisi Monih menunjukkan bahwa masyarakat telah menerapkan konsep perencanaan secara sederhana dalam kegiatan pertanian. Sebelum menanam, masyarakat memperkirakan jumlah benih yang diperlukan agar proses penanaman dapat berjalan dengan baik. Melalui pendekatan etnostatistika, peserta didik dapat memahami konsep estimasi dan perhitungan kebutuhan berdasarkan budaya lokal.

💡 Interpretasi Data

📖 Temuan Pembelajaran

Data menunjukkan bahwa semakin banyak benih yang dimasukkan ke setiap lubang, semakin besar pula jumlah benih yang harus dipersiapkan. Konsep estimasi membantu masyarakat merencanakan kebutuhan benih sebelum proses penanaman dilakukan sehingga pekerjaan menjadi lebih teratur dan efisien. Melalui budaya Monih, peserta didik dapat mempelajari penerapan estimasi dalam kehidupan sehari-hari.

\

📱 Integrasi ETNOSTATS-AR

🚀 Pembelajaran Interaktif

Scan marker Monih menggunakan ETNOSTATS-AR untuk mempelajari tradisi penanaman benih padi masyarakat Ketapang dan konsep statistika berbasis budaya Kalimantan Barat.

Materi yang dapat dipelajari:

✅ Estimasi Data
✅ Perencanaan Benih
✅ Perkiraan Kebutuhan
✅ Interpretasi Data
✅ Etnostatistika Berbasis Budaya

Tradisi Monih menunjukkan bahwa masyarakat secara turun-temurun telah menerapkan perencanaan kebutuhan benih sebelum proses penanaman dilakukan.

🚀 Lihat AR Monih ⬅ Kembali ke Aktivitas Sosial
© 2026 ETNOSTATS-AR
Media Pembelajaran Statistika Berbasis Budaya Kalimantan Barat
Ketapang • Kalimantan Barat