๐Ÿฅฃ KULINER TRADISIONAL SAMBAS

Bubur Pedas Sambas

Bubur pedas adalah bubur beras sangrai khas Melayu Sambas yang dimasak dengan rempah dan banyak jenis sayuran. Dalam ETNOSTATS-AR, komposisi bahannya dipakai sebagai konteks belajar penyajian data: tabel, diagram lingkaran, dan diagram batang.

Bubur Pedas Sambas
๐Ÿฅฃ Kuliner Tradisional โ€ข Melayu Sambas

๐Ÿ“– Tentang Bubur Pedas

Bubur pedas dibuat dari beras yang disangrai lalu ditumbuk, dimasak bersama rempah dan sayuran. Sumber berita melaporkan bubur ini memakai sekitar 40 macam sayuran dan bahan lain, dengan daun kesum dan daun bebuas sebagai ciri khasnya.

๐Ÿ“ Asal Budaya

Bubur pedas berasal dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Menurut laporan detikKalimantan, kuliner ini bermula sebagai bekal rakyat pada masa perang, lalu menjadi hidangan khas masyarakat Melayu Sambas.

๐Ÿ“Š Bubur Pedas dan Etnostatistik

Komposisi bahan dan distribusi energi bubur pedas berbentuk persentase, sehingga cocok untuk berlatih menyusun tabel, membaca diagram lingkaran, dan membandingkan bagian-bagian dari satu keseluruhan.

๐Ÿ“š Bubur Pedas dan Penyajian Data

Materi Level 2: mengubah angka komposisi menjadi tabel dan diagram yang mudah dibaca.

๐Ÿฅฃ Data Asli dari Penelitian

Seluruh angka di halaman ini berasal dari satu penelitian: Rusiardy, Yasni, dan Syamsir (2014) di Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, IPB. Penting dicatat, formula itu adalah bubur pedas kemasan kaleng tanpa sayur yang dirancang sebagai pangan darurat, jadi bukan resep tradisional. Tidak ada data simulasi di halaman ini.

๐Ÿ”Ž Data Komposisi Bahan

Formula bubur pedas yang paling disukai panelis dalam penelitian (satuan persen).

Formula dasar
Bahan UtamaPersentase (%)
Beras sangrai66,9
Kacang tanah22,4
Minyak goreng sawit10,7
Jumlah100,0
Komposisi bumbu rempah
Bumbu RempahPersentase (%)
Bawang merah33,5
Bawang putih16,8
Garam16,8
Lengkuas11,2
Ketumbar8,4
Lada putih5,6
Lada hitam5,6
Daun kunyit2,2
Jumlah100,1*
Distribusi energi
Sumber EnergiKontribusi (%)
Karbohidrat50,07 ยฑ 3,54
Lemak36,53 ยฑ 3,04
Protein13,40 ยฑ 0,69
Jumlah100,00

* Jumlah 100,1 muncul karena pembulatan angka di jurnal. Tanda ยฑ adalah simpangan baku yang dilaporkan jurnal.

๐Ÿ“ˆ Ringkasan Data

Angka kunci yang dibaca langsung dari tabel.

66,9%
Beras Sangrai (bahan terbesar)
33,5%
Bawang Merah (bumbu terbesar)
50,07%
Energi dari Karbohidrat
3 + 8
Bahan Utama + Bumbu Rempah

๐Ÿ“‰ Diagram Komposisi

Diagram lingkaran cocok untuk bagian dari satu keseluruhan. Diagram batang memudahkan membandingkan dan mengurutkan.

๐Ÿ’ก Interpretasi Data

๐Ÿ“– Temuan Pembelajaran

Beras sangrai mengisi 66,9% formula, hampir tiga perempat dari seluruh bahan utama bersama kacang tanah (22,4%). Karena itu karbohidrat menjadi sumber energi terbesar (50,07%), diikuti lemak (36,53%) dari kacang dan minyak, lalu protein (13,40%).

Pada bumbu, bawang merah menyumbang 33,5%, dua kali lipat bawang putih atau garam (masing-masing 16,8%). Daun kunyit paling kecil (2,2%).

Ingat batasnya: ini formula kaleng tanpa sayur untuk pangan darurat. Angkanya tidak menggambarkan resep bubur pedas tradisional yang kaya sayuran.

๐Ÿฝ๏ธ Kuliner Terkait

11 kuliner lain dalam koleksi ETNOSTATS-AR.

๐Ÿ”Ž Sumber dan Catatan Data

๐Ÿ“š Rujukan

Rusiardy, Yasni, S., & Syamsir, E. (2014). Karakteristik bubur pedas dalam kemasan kaleng. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 25(2), 185. doi.org/10.6066/jtip.2014.25.2.185

detikKalimantan. Kuliner lezat dari Sambas ini mulanya bekal rakyat saat perang. Katadata (2026, 1 Juli). Membaca kondisi hutan Borneo dari semangkuk bubur pedas Sambas. Keduanya dipakai hanya untuk keterangan latar (asal dan ciri sayuran), bukan untuk angka.

Catatan: semua angka pada tabel dan diagram berasal dari jurnal di atas dan merupakan formula penelitian versi kaleng tanpa sayur. Persentase sayuran, ikan teri, dan harga per porsi tidak ditemukan di sumber mana pun sehingga sengaja tidak ditampilkan.

๐Ÿ“ฑ Integrasi ETNOSTATS-AR

Pindai marker untuk menampilkan objek kuliner dan diagram statistiknya dalam Augmented Reality, lalu pelajari materi penyajian data di Level 2.