๐ฅ AKTIVITAS SOSIAL KALIMANTAN BARAT
Manutung Uma
Manutung Uma adalah kegiatan membakar ladang yang sudah dibersihkan lewat Maruma Uma dan dibiarkan mengering beberapa waktu. Dalam ETNOSTATS-AR, urutan kegiatan ladang dari bulan ke bulan dipakai sebagai konteks belajar data berkala: diagram garis, rata-rata bergerak, dan tren waktu.
๐ Tentang Manutung Uma
Manutung Uma adalah pembakaran ladang setelah semak, ranting, dan kayu hasil pembersihan lahan mengering secara alami. Tujuannya membersihkan lahan agar siap ditanami padi pada musim berikutnya.
๐ Asal Tradisi
Tradisi ini dilakukan masyarakat Dayak Taman di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Ladang berpindah adalah mata pencaharian utama Dayak Taman secara turun-temurun (Goretti dkk., 2023).
๐ค Gotong Royong Masyarakat
Warga saling membantu mengawasi api, membuat sekat bakar, dan menjaga agar api tidak merambat ke hutan atau ladang orang lain. Di Desa Melapi 1, kerja saling membalas bantuan ini disebut mamer dan situlis (Goretti dkk., 2023).
๐ฅ Pengendalian Api Tradisional
Membakar ladang dilakukan dengan persiapan dan kerja sama, bukan sembarangan.
๐ก๏ธ Sekat Pembatas Api
Sebelum membakar, warga membuat sekat di sekeliling ladang agar api tidak merambat ke hutan maupun ladang orang lain.
๐ฟ Pengawasan Pembakaran
Saat api menyala, warga berjaga di sekitar ladang. Beberapa membawa alat semprot air dan peralatan sederhana untuk mengendalikan api bila bergerak ke arah yang tidak diinginkan.
๐ค Kerja Sama Komunitas
Hari ini warga membantu pembakaran di ladang satu keluarga, esoknya membantu ladang keluarga lain. Kajian di Kapuas Hulu menyebut kearifan serupa bernama bambiโ ariโ, yaitu kerja sama untuk mencegah kebakaran hutan.
๐ Siklus Ladang dan Data Berkala
Data berkala (time series) adalah data yang dicatat berurutan menurut waktu. Dari siklus ladang, peserta didik belajar membaca pola dan tren.
๐ฅ Data Simulasi dan Rumus
Nilai โintensitas kegiatanโ pada halaman ini adalah data simulasi pada skala 1 sampai 5 untuk latihan; tidak ada pengukuran yang melandasinya. Urutan tahap Februari sampai Oktober berasal dari materi awal ETNOSTATS-AR dan belum punya sumber, sehingga dipakai sebagai contoh. Rata-rata bergerak 3 bulan: MAt = (ytโ1 + yt + yt+1) / 3, dan rata-rata keseluruhan ศณ = ฮฃy / n.
๐ Data Simulasi Siklus Pertanian
Sembilan bulan contoh (n = 9) beserta rata-rata bergerak 3 bulan. Bulan pertama dan terakhir tidak punya MA karena tidak ada tetangga di kedua sisi.
| Bulan | Tahap Kegiatan | y (skala 1โ5) | MA 3 bulan |
|---|---|---|---|
| Februari | Maruma Uma: membuka lahan | 3 | โ |
| Maret | Maruma Uma: menebas semak | 4 | 4,00 |
| April | Maruma Uma: menebang pohon | 5 | 4,67 |
| Mei | Maruma Uma: penyelesaian pembukaan lahan | 5 | 4,00 |
| Juni | Pengeringan kayu dan semak | 2 | 3,67 |
| Juli | Manutung Uma: pembakaran ladang | 4 | 3,33 |
| Agustus | Pengawasan dan penyelesaian pembakaran | 4 | 3,67 |
| September | Manugal: membuat lubang tanam | 3 | 3,00 |
| Oktober | Manungkan: memasukkan benih padi | 2 | โ |
๐ Data Acuan dari Sumber
Fakta dari penelitian lapangan di satu desa Dayak Taman. Tidak dipakai dalam hitungan di atas.
| Keterangan | Nilai Dilaporkan | Sumber |
|---|---|---|
| Menebas dan menebang pohon | Sekitar satu bulan | Goretti dkk., 2023 |
| Waktu menanam padi (beuma) | Kisaran Agustus menurut kalender | Goretti dkk., 2023 |
| Cek lahan lewat suara burung | Tiga hari pengamatan | Goretti dkk., 2023 |
| Upah bantu membuka lahan (jika ada) | Rp40.000 per setengah hari | Goretti dkk., 2023 (satu informan) |
๐ Analisis Data Berkala
Hasil hitung dari data simulasi (n = 9, skala 1 sampai 5).
๐ Langkah dan Interpretasi
Jumlah nilai: 3 + 4 + 5 + 5 + 2 + 4 + 4 + 3 + 2 = 32, sehingga ศณ = 32 รท 9 = 3,56. Contoh MA untuk April: (4 + 5 + 5) รท 3 = 4,67; untuk Juli: (2 + 4 + 4) รท 3 = 3,33.
Pada data simulasi ini, garis MA naik sampai April (4,67) lalu turun perlahan sampai September (3,00). Pola itu cocok dengan gambaran bahwa kerja paling padat ada di awal, pada pembukaan lahan, kemudian mereda setelah pengeringan dan pembakaran. MA meredam lonjakan sesaat (Juni, nilai 2) sehingga arah tren lebih mudah dibaca.
Catatan penting: penelitian lapangan di Desa Melapi 1 menyebut pembukaan lahan sekitar satu bulan dan penanaman padi sekitar Agustus, berbeda dengan kalender contoh yang membentang Februari sampai Oktober. Waktu kegiatan bisa berbeda antardesa dan antartahun, jadi kesimpulan dari data simulasi ini hanya berlaku sebagai latihan.
๐ Diagram Garis dan Rata-rata Bergerak
Titik oranye adalah data simulasi, garis putus-putus emas adalah rata-rata bergerak 3 bulan. Arahkan kursor untuk melihat tahapannya.
๐ญ Aktivitas Sosial Lainnya
12 aktivitas sosial lain dalam koleksi ETNOSTATS-AR. Pilih salah satu untuk melihat konteks statistikanya.
๐ Sumber dan Catatan Data
๐ Rujukan
Goretti, M., Eviliyanto, & Bayuardi, G. (2023). Ladang berpindah sebagai kearifan lokal masyarakat suku Dayak Taman Desa Melapi 1 Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu. Geo Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Geografi dan Pariwisata, 3(1). jurnal.fipps.ikippgriptk.ac.id
Bambiโ Ariโ sebagai wujud kearifan lokal masyarakat Dayak dalam penanganan bencana kabut asap di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Sosiologi Reflektif, Vol. 11. ejournal.uin-suka.ac.id
Catatan: sembilan nilai โintensitas kegiatanโ, rata-rata, dan rata-rata bergerak adalah data simulasi untuk pembelajaran, bukan temuan penelitian, dan tidak boleh dikutip sebagai data empiris. Urutan bulan Februari sampai Oktober berasal dari materi awal ETNOSTATS-AR dan belum diverifikasi dengan sumber; penelitian di Desa Melapi 1 melaporkan jangka waktu yang berbeda. Tabel โData Acuanโ berasal dari satu desa dan satu studi kualitatif, sehingga tidak mewakili seluruh Dayak Taman.











